Balkon, teras, atau sudut jendela sudah cukup untuk memulai kebun sayur kecil yang menyenangkan.
Mulai menanamPilih sudut yang mendapat sinar matahari sekitar empat sampai enam jam sehari. Balkon, teras, atau jendela yang menghadap timur biasanya paling bersahabat bagi sayuran.
Apa saja bisa jadi pot, dari ember bekas, galon yang dipotong, sampai rak botol. Syaratnya satu: ada lubang di dasar agar air tidak menggenang dan akarnya tidak busuk.
Gunakan campuran tanah, kompos, dan sekam atau pasir. Media yang gembur membuat akar mudah bernapas dan air mengalir dengan baik.
Sebar benih tipis-tipis, tutup dengan sedikit tanah, lalu siram lembut. Untuk tanaman besar seperti cabai, semai dulu di wadah kecil sebelum dipindah.
Siram pagi atau sore, periksa daun dari serangga, dan cabut gulma kecil. Lima menit sehari sering kali sudah cukup untuk kebun mungil.
Waktu panen hanya perkiraan dan bisa berbeda menurut cuaca serta jenis benih.
| Tanaman | Panen | Cahaya | Kesulitan |
|---|---|---|---|
| Kangkung | Sekitar 3–4 minggu | Cahaya penuh | Mudah |
| Bayam | Sekitar 3–4 minggu | Cahaya penuh | Mudah |
| Pakcoy | Sekitar 5–6 minggu | Cahaya cukup | Mudah |
| Selada | Sekitar 4–6 minggu | Teduh sebagian | Sedang |
| Kemangi | Sekitar 1–2 bulan | Cahaya penuh | Mudah |
| Cabai rawit | Sekitar 3–4 bulan | Cahaya penuh | Sedang |
Sisa sayur, kulit buah, dan ampas kopi bisa dijadikan kompos. Simpan dalam wadah tertutup berlubang, aduk sesekali, dan dalam beberapa minggu kamu akan punya pupuk gratis untuk tanamanmu.
Kalau muncul hama, mulailah dari cara paling sederhana: petik serangga dengan tangan, semprot air, atau gunakan larutan sabun encer. Perlakukan tanaman pelan-pelan, dan kebunmu akan membalasnya.
Mulai kecil, belajar sambil jalan, dan nikmati panen pertamamu.
Kembali ke langkah